Matahari Terbit di Gunung Berapi Paling Terkenal di Indonesia

Saat merencanakan perjalanan kami ke Jawa, salah satu hal pertama yang saya masukkan ke dalam itinerary kami adalah melihat matahari terbit di Gunung Bromo. Saya telah melihat gambar-gambar di Instagram dan saya tidak dapat menahan diri untuk berpikir bahwa itu tampak seperti gunung berapi yang sempurna , seperti proyek pameran sains anak-anak atau sesuatu dari Jurassic Park atau film petualangan lainnya .

Entah itu karena keindahan kartu posnya yang sempurna atau banyaknya orang yang berduyun-duyun untuk melihatnya setiap pagi, tidak dapat disangkal bahwa Gunung Bromo adalah salah satu gunung berapi paling terkenal di Indonesia. (Dan Indonesia adalah negara dengan banyak gunung berapi!)

Fakta Gunung Bromo

  • Lokasi: Terletak di Taman Nasional Tengger Semeru (Jawa Timur), Gunung Bromo merupakan bagian dari gugusan gunung berapi yang disebut Tengger Massif.

  • Tinggi: 7.641 kaki / 2.329 meter (dari permukaan laut)

    Gunung Bromo bukanlah gunung berapi tertinggi di massif, tapi paling terkenal.

  • Nama: Bromo sebenarnya berasal dari pengucapan Jawa “Brahma”, dewa pencipta Hindu.

  • Suhu: Bisa jadi dingin (sangat dingin!). Kita pernah membaca bahwa suhu di sekitar Gunung Bromo bisa mencapai suhu 32º – 50ºF (0º – 10ºC). Pastikan Anda siap menahan hawa dingin sambil menunggu matahari terbit!

  • Wisata: Gunung Bromo adalah salah satu tempat wisata di Jawa Timur yang paling banyak dikunjungi.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Gunung Bromo

Taman Nasional tempat Gunung Bromo berada buka sepanjang tahun, jadi Anda harus bisa mengunjungi gunung berapi ikonik ini kapan pun Anda berkunjung ke Indonesia .

Namun perlu diketahui bahwa Indonesia memiliki dua musim:

  • Musim Kemarau: dari April hingga Oktober

  • Musim Hujan: dari November hingga Maret

Perlu diketahui: Jawa Timur (di mana Bromo berada) biasanya mengalami curah hujan yang lebih sedikit daripada bagian barat pulau itu.

Lokasi Gunung Bromo

Terletak tepat di tengah-tengah Jawa Timur, Gunung Bromo tidak super dekat dengan kota-kota besar mana pun… Tapi sekali lagi, apakah ada yang dekat satu sama lain di Jawa ?! (Jika Anda telah memeriksa panduan Jawa Timur kami, Anda akan tahu jawabannya TIDAK!)

Konon, tiga kota terdekat ke Gunung Bromo adalah kota-kota yang kemungkinan besar harus Anda lalui selama berada di pulau itu, jadi kota-kota itu menjadi basis yang layak jika Anda ingin mengunjungi gunung berapi ikonik ini.

  • Malang: 2+ jam perjalanan (ini tempat kami menginap dan butuh waktu 2 jam 15 menit)

  • Probolinggo: 1,5 jam berkendara

  • Surabaya: 2,5 jam berkendara

Hotel atau hostel di masing-masing kota ini harus dapat mengatur tur Jeep untuk Anda.

Atau, Anda bisa bermalam di Cemara Lawang (“Desa Gunung Bromo”) . Ini adalah kota yang paling dekat dengan gunung berapi, dan merupakan tempat yang baik untuk tinggal jika Anda tidak ingin melakukan tur Jeep, dan lebih suka mendaki ke sudut pandang Anda sendiri.

Wisata Jeep Gunung Bromo

Meskipun kami biasanya lebih suka menggunakan rute DIY yang lebih murah dan lebih berani, kami memilih untuk mengikuti tur sewa jeep bromo dari tosari karena waktu kami terbatas. Kami tinggal di Malang dan melakukan perjalanan ke Gunung Bromo sebagai day trip (well, lebih seperti perjalanan tengah malam, karena waktu penjemputan kami baru lewat tengah malam).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *